Senin, 04 Mei 2009

LP Anak Medan Terima Bantuan 400 Judul Buku

Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II A Anak Tanjung Gusta, Medan menerima 400 judul buku dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Baperdasda) Sumut, Sabtu (14/2).
Bantuan buku tersebut setiap bulannya akan diganti agar warga binaan LP Anak Medan memperoleh ilmu seperti anak-anak yang ada di luar penjara.
Kepala Baperdasda Sumut, Syaiful Syafri, ketika menghadiri peresmian Layanan Khusus Pendidikan “Baringin” di LP Klas IIA Anak Medan, mengatakan untuk mendidik warga binaan itu, pihaknya akan menugaskan beberapa stafnya untuk membimbing warga binaan tersebut.
Selain itu, staf juga akan memberikan tuntutan dan tata cara bagaimana mengelola perpusatakaan.
Dia menjelaskan, pendidikan sangat berharga bagi warga binaan LP Anak Medan. Sebab, mereka juga wajib dan memiliki hak memperoleh ilmu, walaupun mereka berada di dalam penjara.
”Kita akan terus melakukan hal ini. Dengan memiliki ilmu pendidikan, maka warga binaan bisa menjadi orang yang lebih baik jika bebas nantinya. Dan mereka juga bisa menjadi orang yang taqwa kepada Tuhan YME,” sebut Syaiful.

Layanan Pendidikan Diresmikan :
Lapas Klas IIA Anak Tanjung Gusta Medan mendirikan Pendidikan layanan khusus ” Baringin” dan diresmikan, Sabtu (14/2). Pendirian pendidikan layanan ini agar tahanan atau napi LP Anak Medan bisa mendapati pendidikan seperti halnya anak-anak lainnya yang mendapat pendidikan di luar penjara.
Acara peresmian itu dihadiri Kepala Kanwil Depkum dan HAM Sumut H Sihabuddin BcIP SH, Kepala LP Anak Medan, Kadiv Pas Sugihartoyo Bc.IP SH, Siswanto BcIP SH, kepala LP Dewasa Medan Samuel Purba Bc.IP SH, Kepala Dinkes Medan dr Umar Zein, Pejabat Dinas Pendidikan Medan dan 9 LSM.
Kepala Kanwil Depkum dan HAM Sumut Sihabuddin mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pendidikan layanan khusus “Baringin” antara lain menjahit, pelatihan, melukis, kegiatan olah raga, perpustakaan, pembuatan paving blok dan shutlerun. Kegiatan ini kerjsama antara Direktorat pembinaan dengan Dirjen sekolah dasar dan menengah dibantu Badan Perpustakaan Sumut.
Sementara itu, kepala LP Anak Medan Siswanto mengatakan, LP sebagai lembaga pendidikan dan pembangunan. Dimana warga binaan dapat aktif berperan dalam pembangunan dan hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggungjawab.

Sumber :Medan Bisnis online.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar